BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat terjatuh saat bekerja memuat semen dari kapal menuju truk, Wardi (50 tahun) warga RT 17, Kelurahan Kumai Hulu Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tewas di Pelabuhan Karya Baru, Kelurahan Kumai Hulu, Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kasat Polair Polres Kobar Iptu Herbet P Simanjuntak menjelaskan kronologis kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya korban.
"Sesaat sebelum kecelakaan kerja terjadi, korban yang berprofesi sebagai buruh bongkar muat barang tengah bekerja menurunkan muatan semen dari Kapal Sosial Indah menuju truk bernomor polisi KH 8263 GM," jelas Herbet.
Menurut Herbet, saat korban naik dari arah belakang truk, rupanya ia terpeleset.
"Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, korban jatuh ke sungai dan kepalanya sempat membentur dinding kapal. Mengetahui kejadian tersebut rekan korban kemudian berusaha menolong dan sebagian lagi menghubungi Polisi," jelas Herbet.
--page
Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut Herbet, anggota Satpolair Polres Kobar, Polsek Kumai, KSOP Kumai dan Markas Unit Dirpolair Kumai, masyarakat dan rekan korban berusaha mencari keberadaan korban di dalam air.
"Setelah beberapa saat melakukan pencarian, sekitar pukul 11.00 WIB korban berhasil ditemukan di lokasi yang tidak begitu jauh dari titik jatuhnya. Namun ternyata saat dibawa ke Puskesmas Kumai, korban sudah meninggal dunia," jelas Herbet.
Terkait peristiwa laka kerja tersebut, Herbet mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, terlebih di lingkungan kerja yang berbahaya.
"Kami imbau pada masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar wilayah perairan, mengingat bahaya dan resiko yang lebih besar ketika bekerja di perairan daripada di daratan," jelas Herbet. (WAHYU KRIDA/B-2)








