BORNEONEWS, Puruk Cahu - Para siswa Madrasyah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Karya Pembangunan Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura) terpaksa belajar di tengah genangan air akibat banjir, Jumat (5/4/2019).
Hujan deras yang mengguyur Puruk Cahu, Jumat membuat lantai sekolah yang di dekat kompleks perkantoran Pemerintah Daerah tersebut kebanjiran karena genagan air.
Sebanyak tiga kelas di sekolah digenangi air sekitar 30 cm dan kondisi tersebut selalu terjadi ketika ada hujan lebat yang mengguyur dalam waktu yang lama.
Kepala MIS Karya Pembangunan Ali Mutaqin mengungkapkan, kondisi banjir di sekolahnya memang sering terjadi sejak dulu apabila hujan lebat.
Kondisi tersebut menurutnya sangat menanggu proses belajar mengajar, karena dalam kondisi suhu yang dingin, kaki anak-anak harus terendam genangan air.
--page
“Kadang apabila memungkinkan kami terpaksa menggabungkan siswa yang kelasnya tergenang banjir dengan kelas di lantai dua, namun tentu sangat tidak efektif dalam proses belajar mengajar,” tuturnya.
Sekolah ini memang berada di dataran rendah. Meskipun sudah dibuatkan drainase di depan sekolah, namun tampaknya belum mampu menahan air yang turun ke ruang kelas. (TRISNO/B-5)








