SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo,  menyatakan, kepala desa harus kreatif melakukan pembangunan yang produktif di wilayah pemerintahan desanya.

"Maka dari itu, hendaknya pembangunan itu maksimal dilakukan oleh pihak desa agar pembangunan desa bisa semakin maju jika dibandingkan dengan Kelurahan," kata Handoyo, Sabtu (6/4/2019)

Program yang produktif ini, kata politisi Partai Demokrat ini, dimaksud seperti pembangunan BUMDesa, pembangunan akses jalan pertanian, irigasi serta hal lainnya yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Menurut dia, dalam menggunakan dana desa sudah ada ketentuannya, tetapi ketentuan itu dituangkan dalam program yang tidak menyalahi aturan terutama untuk program yang produktif tersebut

"Maksudnya program produktif itu uang yang dibelanjakan itu ada timbal baliknya untuk masyarakat, misalnya untuk pembangunan jalan imbasnya petani akan mudah bawa hasilnya, jangan membelanjakan ke hal yang kurang produktif," tegasnya.

--page

Program yang bersentuhan langsung kepada masyarakat tentunya harus berdasarkan aspirasi warga setempat. Jangan sebaliknya melaksanakan pembangunan yang bukan jadi kebutuhan.

Di Kotim sendiri, kata dia, masih sedikit desa yang bisa mengelola anggaran tersebut untuk kegiatan produktif dimaksud. Sehingga tidak jarang hingga saat ini aparat desa dilaporkan sendiri oleh masyarakatnya karena mereka tidak merasakan sama sekali manfaat dari keuangan desa itu. (NACO/B-2)