PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Meski Dinas Perindustrian dan Perdagangan mencatat komoditi beras tidak mengalami inflasi, ternyata beras jenis siam mengalami sedikit kenaikkan harga.

Hal ini dibenarkan Pelaksana Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kalteng, Jonh Samson, Sabtu (6/4/2019).

"Memang secara umum, beras di Kalteng harganya tidak mengalami perubahan," ujarnya.

Ia menyebut beras jenis siam berasal dari beras lokal dan dipanen setahun hanya sekali.

"Sekarang mungkin sedang ujung dari musim panen dan memasuki musim tanam sehingga ada sedikit kenaikkan harga," lanjutnya.

--page

Ia juga menyebutkan, menjelang bulan Ramadan, Disperindag akan bekerja sama dengan Bulog untuk menstok beras agar tidak terjadi lonjakan harga. (GAZALI/B-3)