BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Supriadi mengajak kalangan mahasiwa di perguruan tinggi di Kotim untuk berkontribusi membangun daerah.
Salah satunya terlibat dalam mengawasi kebijakan pemerintah kabupaten dan DPRD. Karena mahasiwa adalah orang intelek yang punya pemikiran kritis dan idealis bebas kepentingan, kritikan dan saran mereka sangat diperlukan dalam dunia pemerintahan yang seimbang.
Menurutnya, mahasiswa merupakan bagian pemuda yang selalu ditunggu perannya dalam pembangunan. Posisi mahasiswa di masyarakat sangat dihormati bahkan dianggap punya pemikiran lebih dalam lingkup sosial masyarakat.
Mahasiswa memiliki kompetensi teoritis dan praktis sehingga membawanya pada sebuah identitas intelektual yang memiliki pengaruh dalam setiap perubahan sosial.
“Dari itu kritikan yang membangun dari adik-adik mahasiswa itu sangat penting, tidak hanya mengkritik kebijakan ditingkat pusat tetapi juga di daerah sangat diperlukan,“ kata dia, Minggu (7/4/2019).
--page
Supriadi mengaku dalam satu dekade terakhir ini di Kota Sampit sejumlah mahasiwa dari perguruan tinggi lokal mulai menunjukan eksistensinya. Bahkan dia sangat mendukung para aktivis kampus itu.
Mahasiwa punya rekam jejak dan sumbangsih besar untuk bangsa ini. Mereka sebagai garda terakhir yang dimiliki rakyat untuk menyuarakan kepentingan banyak orang tanpa takut intervensi dan tekanan dari siapapun.
Supriadi sangat berharap juga kepada pemerintah daerah untuk bisa memperhatikan organisasi kemahasiswaan di Kotim. Pemerintah mestinya menjadikany sebagai mitra dalam pembangunan. (NACO/B-5)








