PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Langkah Kalteng Putra dalam mengarungi turnamen Piala Presiden 2019 terhenti di babak semifinal. Sang penakluk juara bertahan, Persija Jakarta itu tumbang di tangan Arema FC dengan skor agregat 0-6.

Kendati demikian, CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran tetap mengapresiasi perjuangan tim berjuluk Laskar Isen Mulang dalam mengharumkan nama daerah.

"Saya rasa bisa masuk empat besar itu sudah sangat luar biasa," ucap Agustiar seusai Kalteng Putra menghadapi Arema di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (4/4/2019) malam. Alasan apresiasi itu cukup mendasar.

Pasalnya, datang sebagai tim promosi Liga 1, skuad kebanggaan masyarakat Bumi Tambun Bungai langsung tampil menjanjikan. Ini karena mereka mampu menyingkirkan tim-tim besar sejak babak penyisihan.

Salah satunya PSM Makassar. Laga yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Rabu (6/3/2019) itu berakhir dengan skor 1-0.

--page

Di laga kedua babak penyisihan, langkah Kalteng Putra untuk mengumpulkan poin sempurna tertahan oleh PSIS Semarang. Kalteng Putra kalah tipis 0-1, pada Minggu (10/3/2019) malam.

Kalteng Putra bangkit ketika melawan Persipura Jayapura pada Sabtu (16/3/2019). Laga itu bagaikan final karena Persipura telah berada di puncak klasemen. Persipura hanya butuh imbang untuk memastikan tiket ke delapan besar.

Tidak disangka, Kalteng Putra memberikan kejutan para pecinta sepakbola di Indonesia. Persipura kalah dengan skor 3-1. Kalteng Putra lolos dengan koleksi enam poin, selisih gol yang lebih baik dan keunggulan head-to-head atas Persipura.

Di babak delapan besar, Kalteng Putra bertemu sang juara bertahan musim lalu, Persija Jakarta. Persija juga sebagai juara bertahan Liga 1. Namun Kalteng Putra tidak patah arang.

Justru seakan menjadi penyemangat mereka untuk bisa mengalahkan tim raksasa tersebut. Kejutan kembali dibuat Kalteng Putra di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (28/3/2019) petang.

--page

Persija harus mengakui kekalahan lewat drama adu penalti dengan skor 4-3. Penalti tersebut terpaksa dilakukan setelah waktu normal berakhir 1-1. Atas kemenangan itu, Kalteng Putra pun sukses merebut tiket semifinal.

Arema FC menjadi penantangnya. Mantan Manajer Kalteng Putra musim 2017, Tomi Irawan meyakini Kalteng Putra mampu mengalahkan Arema FC.

Keyakinannya itu berkaca dari hasil perjuangan menumbangkan tim-tim besar seperti PSM Makassar, Persipura Jayapura hingga Persija. Tapi Arema tidak ingin mengalami nasib yang sama seperti mereka.

Saat leg pertama semifinal berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (2/4/2019) malam, Arema membuktikan diri sebagai tim yang kuat dengan skor akhir 0-3. Kalteng Putra bertekad membalas kekalahan pada Jumat (5/4/2019).

Mereka yakin bisa membalikan keadaan terlebih bermain di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sejak kickoff babak pertama, Kalteng Putra sempat menekan perlawanan Arema.

--page

Hanya saja belum mampu menembus garis pertahanan lawan. Alih-alih ingin membalas, Kalteng Putra malah kebobolan pada menit ke-9. Sejak saat itu, para punggawa Laskar Isen Mulang ini terlihat bermain dibawah tekanan.

Harapan semakin sirna saat dua gol bertambah di paruh laga. Di babak kedua, tidak ada perubahan pada papan skor.

Hasil 0-3 atau unggul agregat 0-6 mengakhiri laga semifinal. Dengan demikian Arema FC berhak melaju ke partai final.

Penantang Singo Edan ini adalah Persebaya Surabaya setelah menundukkan Madura United dengan keunggulan agregat 4-2, Sabtu (6/4/2019) malam.

Sementara itu bagi Kalteng Putra, perjuangan di Piala Presiden akan menjadi modal bagus untuk berlaga di kasta tertinggi sepakbola di Indonesia, Liga 1.

--page

"Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Saya optimis Kalteng Putra akan menjadi tim yang kuat nantinya," ucap Agustiar Sabran.

"Selanjutnya kita akan melakukan evaluasi. Mungkin juga akan ada penambahan pemain untuk persiapan ke Liga 1," tuntasnya. (BUDI YULIANTO/B-6)