BORNEONEWS, Sampit - Meski sebentar lagi pemilu 17 April 2019 digelar, namun masih banyak masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum tahu cara bagaiman mencoblos surat suara.
"Saya sudah berkunjung ke-42 desa di tujuh kecamatan dan sekitar 60 persen warga ddesa belum tahu cara memilih," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Minggu (7/4/2019).
Fakta itu diketahuinya saat bupati melakukan kunjungan kerja ke desa. Saat ini mereka hanya mengetahui cara mencoblos calon presiden dan anggota DPD RI, karena di surat suara sudah ada gambar.
Sedangkan untuk DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten hanya tertera nama saja. "Itulah yang membuat warga bingung. Karena banyak dari mereka hanya kenal fotonya saja atau gelaran sehari-harinya, sedangkan nama asli tidak tahu," katanya.
Hal itu harus diperhatikan oleh KPU dan petugas PPS dan KPPS agar bisa menyampaikan cara pencoblosan. Sehingga warga bisa cepat paham dan tidak salah dalam menggunakan hak pilihnya.
--page
"Mudah-mudahan kesempatan yang hanya tinggal beberapa hari ini bisa dimanfaatkan KPU dan camat, lurah, serta kepala desa untuk mensosialisasikan cara mencoblos," ungkapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








