PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap kebakaran di April ini.

Pasalnya, BMKG memprediksi bahwa kemarau basah akan mulai berlangsung pada April ini.

"Terutama yang tinggal di kawasan padat pemukiman penduduk, untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama dalam penataan arus listrik di rumahnya," kata Sugianor, Senin (8/4/2019).

Begitu pula saat melakukan aktivitas masak memasak untuk kebutuhan hidup, lanjutnya, setidaknya harus dilakukan hati-hati dan dicermati.

"Terlebih rata-rata konstruksi bangunan rumah di kawasan penduduk di Kota Palangka Raya, rata-rata berbahan kayu, sehingga rentan terjadi kebakaran, manakala masyarakat lengah," kata Politisi PKB Kota Palangka Raya ini lagi.

--page

Sebelumnya, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Koffeno Nahan mengatakan bahwa kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang.

"Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kemarau tahun ini akan berlangsung lebih panjang," kata Koffeno.

Menurut Koffeno, bulan April ini merupakan perhitungan kemarau mulai berlangsung. "Mulai kemaraunya ya bulan ini, tetapi ini masih kemarau basah. Artinya walaupun kemarau tetapi masih ada intensitas hujan. Kemarau ini diprediksi akan berlangsung hingga bulan November mendatang," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)