PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran terus berupaya meningkatkan pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

Dia menyebut pada 2020 nanti, pemerintah akan fokus dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehaatan dan ekonomi.

Ini disampaikan gubernur ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2019 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020, Selasa (8/4/2019).

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dalam rangka mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Di samping itu bagaimana meningkatkan nilai tambah terhadap produk-produk terutama produk unggulan daerah,” kata gubernur.

Dia menuturkan pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada komoditas dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti pertambangan, sangat rentan terjadinya perlambatan. Hal itu karena pengaruh kondisi eksternal.

--page

“Kalteng mengalami hal tersebut pada 2018. Pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan 2017. Pada 2018 pertumbuhan ekonomi 5.64 persen. Sedangkan 2017 sebesar 6.72 persen. Walau demikian, pertumbuhan ekonomi Kalteng pada 2018 masih lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2018 yang sebesar 5,17 persen” bebernya.

“Capaian makro pembangunan Provinsi Kalteng pada 2018 lainnya adalah tingkat kemiskinan 5,10 persen lebih rendah (lebih baik) dari capaian nasional yakni 9.66 persen. Untuk indeks pembangunan manusia (IPM) pada 2017 sebesar 69.79, gini ratio 0,342 lebih rendah (lebih baik) dibandingkan dengan capaian nasional sebesar 0,384,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6/Adv)