PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan pemerintahannya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, yakni terkait tata ruang kawasan dan pengelolaan sampah. 

“Masalah kompleks kami adalah persoalan tata ruang kota yang baik dan masalah persampahan,” tutut Fairid usai mengikuti kegiatan di Kawasan Diponegoro Palangka Raya, Senin (8/4/2019).

Dikatakannya, Kota Palangka Raya saat ini masih memiliki hutan produksi dan hutan lindung. Selain itu juga terkait persoalan tanah-tanah yang bersengketa dengan masyarakat.

“Ini menjadi tugas bersama antara Pemko dan Pemprov untuk membantu menangani masalah tata ruang karena kota cantik adalah ibu kota Kalteng juga,” sebut dia.

Selain itu, lanjut dia, untuk masalah pengelolaan sampah sebenarnya kota palangka raya sudah mempunyai titik keluar melalui depo depo mini.

--page

“Namun untuk mensukseskan depo-depo mini sebagai pengganti TPS-TPS perlu juga dukungan kooperatif dari warga,” tegas Fairid. (HERMAWAN DP/B-5)