BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli menekankan pemerintah daerah membangun jalan di sekitar bundaran di Kota Sampit dibuat secara permanen.
Bahkan, kata dia, kalau perlu jalan di areal seluruh bundaran dibuat dengan kerangka besi atau rigid beton. Dengan begitu diharapkan jalan itu bertahan lama.
"Selama ini sejumlah jalan bundaran tidak bisa bertahan lama, cepat rusak," kata dia, Senin (8/4/2019).
Jhon melihat bundaran yang ada ini jalan setelah diperbaiki tidak bertahan lama karena di situ jadi titik pusat kendaraan, mesti dibangun dengan struktur jalan yang maksimal menahan beban.
“Harusnya kita buat jalan itu sekali saja tapi tahan lama dari pada setiap tahun diperbaiki dengan anggaran yang hampir menyamai dengan rigid beton," tegas Jhon.
--page
Jhon mencontohkan di Bundaran Kantor Bupati Kotim, hampir setiap tahun diperbaiki. Namun tidak berselang lama lagi harus di perbaiki. Penyebabnya selain beban kendaran sudah melampaui kemampuan jalan, juga karena struktur jalan tidak ada kerangka besinya.
Menurutnya, pemerintah percuma saja melakukan penataan kota secara maksimal ketika jalan bundaran cepat mengalami kerusakan.
Di sisi lain kata dia bundaran rusak sangat membahayakan warga yang melintasnya, maka dari itu ia harap mulai APBD Perubahan nanti untuk urusan jalan di bundaran jadi fokus perhatian pemerintah. (NACO/B-5)








