BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Penggerak Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran meminta aparat perintah desa menyalurkan alokasi dana desa (ADD) untuk pengembangan posyandu.
Ivo menilai sepinya minat masyarakat datang ke posyandu untuk mengecek kesehatan terkadang karena fasilitas sarana dan prasarananya kurang memadai.
"Untuk itu beberapa waktu lalu kita telah bertemu dengan bupati dan meminta aparat desa menyalurkan sebagian ADD ke posyandu," ujarnya, Selasa (9/4/2019).
Dengan mendapat saluran ADD yang lebih besar, sarana dan prasarana penunjang posyandu tentunya akan lebih meningkat sehingga mampu menarik minat masyarakat.
"Kemarin kita juga mendapat amanah dari Ibu Presiden Iriana Joko Widodo untuk lebih memperhatikan keberadaan posyandu," tambahnya.
--page
Hingga kini dari 2587 posyandu yang berdiri di Provinsi Kalimantan Tengah hanya 503 saja atau 19 persen yang dinyatakan operasional. (GAZALI/B-6/Adv)








