PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aparat kepolisian siap mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terkait rencana penutupan lokalisasi di Kota Cantik.

"Pada intinya kami siap," kata Kabag Ops Polres Palangka Raya AKP Mahmud, Selasa (9/4/2019).

Soal berapa personel yang akan diturunkan, Mahmud menyebut tergantung metode yang akan diterapkan pemerintah. 

Namun, pihaknya berharap pemerintah daerah bisa lebih dulu melakukan dialog sehingga sebelum ditutup para penghuni sudah meninggalkan lokasi.

"Ada dua metode dalam penutupan. Pertama metode soft, kedua pendekatan dengan baik. Kalau berhasil, maka tidak perlu banyak personel," kata dia.

--page

Seperti diberitakan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin pada Senin (8/4/2019) menegaskan penutupan lokalisasi akan dilakukan sekitar bulan Juli atau paling lambat Agustus 2019. Penutupan lokalisasi itu merupakan program nasional.

"Kami hanya menunggu. Setelah ada perintah dari pusat, kami akan langsung eksekusi. Sosialisasi dan persiapan juga sudah kami lakukan jadi prosedurnya sudah semua," ucapnya. (BUDI YULIANTO)