SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang guru di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melecehkan sejumlah anak didiknya. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera Kartini Forisni Aprilista, Selasa (9/4/2019) sore.

Ia mengaku mendapatkan laporan terjadinya pelecehan seksual oleh seorang tenaga pendidik. Dan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. 

"Kemarin ada seorang tenaga pendidik melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya," ujar Forisni, Rabu (10/4/2019). 

Korban yang merupakan anak didik pelaku tidak hanya satu orang. Namun diduga cukup banyak. Dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. 

--page

Dengan kondisi tersebut, ia sangat prihatin. Apalagi pelaku yang seharusnya menjadi panutan, malah berbuat hal yang sangat dilarang baik norma agama, maupun hukum. 

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini, namun yang pasti kami akan berupaya mendampingi korban hingga hak-hak hukumnya didapatkan," kata Forisni. 

Tidak hanya itu, dirinya sangat khawatir dengan kejadian ini, terutama mental anak yang bisa saja terganggu akibat menjadi korban perbuatan tidak lazim tersebut. Sehingga pihaknyapun akan berupaya mencari solusi agar mental anak korban pelecehan tersebut bisa kembali. 

"Namun yang pasti kami tidak bisa memberikan data kasus tersebut, karena akan melanggar kode etik nantinya," ungkap Forisni. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)