MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Adanya laporan mengenai ketidakaktifan guru dan tenaga kesehatan di desa, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Untuk itu, Bupati Barito Utara Nadalsyah meminta kepada kepala desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) mengawasi keaktifan para guru dan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.  

“Kami sering mendapat laporan bahwa masih ada guru dan tenaga medis yang kurang rajin dalam melaksanakan tugasnya," kata Bupati, Kamis (11/4/2019).

"Apabila mendapat dan melihat guru dan tenaga medis yang kurang aktif mengajar atau memberikan pelayanan kesehatan, segera laporkan kepada kami agar kami bisa mengetahui. Di desa mana dan kami bisa mengirimkan pejabat dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mengecek hal itu,” sambung Bupati Nadalsyah.

Menurutnya, akan memakan waktu bila dirinya melakukan pengecekan terhadap guru dan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Barito Utara.

--page

Untuk itu, kepala desa dan BPD diharapkan turut serta dalam pengawasan terhadap kedisiplinan dan keaktifan para tenaga guru dan petugas kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Bila ada guru dan tenaga kesehatan yang tidak aktif agar segera dilaporkan kepada kami. Laporan tersebut nantinya segera kami tindaklanjuti, baik dari dinas terkait maupun pemerintah daerah,” janjinya.

Karena, menurut Nadalsyah, setiap tahun anggaran pendidikan dan kesehatan sangat besar. Untuk itu perlu, adanya pengawasan terhadap pembangunan pendidikan dan kesehatan mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan pedalaman.

Sehingga penyelenggaraan pembangunan dapat merata ke seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.

“Tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang ditempatkan di perdesaan sangat diperlukan untuk membantu pembangunan masyarakat, dan ini merupakan program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan,” tegasnya. (RAMADANI/B-3)