PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aspek keserentakan Pemilu tahun 2019 menjadi ujian besar bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Satriadi.

Menurutnya, pelaksanaan pesta demokrasi kali ini merupakan pengalaman pertama mengawasi pemilu Pilpres, Pileg kabupaten/kota, DPR RI, dan DPD RI.

Terkait itu, Satriadi menegaskan pihaknya telah melakukan persiapan dengan lebih matang.

"Bawaslu telah mendeklarasikan 11 tahun menjaga hak pilih masyarakat, menyadari hal ini kita telah melakukan upaya serius kematangan kesiapan dalam setiap tahapan pemilu," kata Satriadi saat memimpin apel siaga Pengawas Pemilu tahun 2019 di Tugu Sukarno Palangka Raya, Jumat (12/4/2019).

Tahapan tersebut sudah termasuk masa tenang kampanye, hari pungut hitung dan rekapitulasi serta kesiapan penanganan pelanggaran potensi sengketa pemilu.

--page

Dalam kesempatan itu, Satriadi mengingatkan menjadi pengawas pemilu merupakan panggilan tugas yang mulia.

"Karenanya saya mengimbau kepada seluruh lapisan pengawas pemilu di tiap tingkatan untuk bekerja secara maksimal," pungkasnya. (GAZALI/B-11)