BORNEONEWS, Palangka Raya - Perlakuan untuk peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) paket C ternyata tidak sama dengan peserta UNBK umum untuk SMA.
Terutama dalam hal toleransi dan dalam memberikan panduan tata cara pemilihan jawaban dalam ujian.
"UNBK paket C kami harus banyak memberikan toleransi. Misalnya seperti keterlambatan datang, kalau UNBK SMA tidak ada ampun jika lambat tidak ujian," sebut Protor SMAN 5 Palangka Raya, I Wayan Muliana, Jumat (12/4/2019).
Hal ini mengingat kebanyakan peserta UNBK paket C merupakan warga yang sudah bekerja dan memiliki kesibukan yang terkadang susah ditinggalkan.
Selain itu beberapa peserta juga ada yang tidak familiar dengan komputer sehingga perlu giat ekstra untuk memberikan pemahaman dan tutorial langkah pelaksanaan ujian.
--page
"Misalnya seperti tata cara login yang tidak tahu. Kemudian peserta yang tidak bisa menggunakan mouse, sehingga perlu diajarkan untuk menggunakan keyboard dalam memilih jawaban," tutupnya. (HERMAWAN DP/B-6)








