BORNEONEWS, Palangka Raya– Tim dokter RSUD dr Doris Sylvanus, Palangka Raya, melihat cukup banyak kemajuan pada Titi Wati pascamenjalani operasi bariatrik pada Januari lalu.
Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya Theodorus Sapta Atmadja saat mengunjungi Titi Wati untuk melakukan penimbangan berat badan, Jumat (12/4/2019), mengatakan bahwa perubahan yang terjadi pada perempuan itu di antaranya sudah bisa duduk lebih lama dan mulai lincah dalam menggerakkan badan.
Itu dibuktikan dengan Titi Wati yang naik ke tandu kayu timbangan seorang diri tanpa dibantu Tim Tagana. Berbeda dengan Titi Wati sebelum operasi. Ia harus dibantu, bahkan hanya untuk pindah tempat sekalipun.
“Sekarang dia sudah bisa angkat badan sendiri. Tadi saya juga sudah bertanya sam Titi, katanya dia sudah bisa duduk dengan lebih lama,” ujar Theodorus.
Di samping itu, perubahaan dari segi kesehatan Titi Wat yakni dirinya sudah tidak membutuhkan suntikan insulin lagi dalam mengatasi kelebihan gula darah yang sempat dialaminya sebelum operasi.
--page
“Titi dulunya pakai insulin untuk menurunkan gula darahnya. Sekarang sudah lepas dari itu, sudah tidak ada obat suntikan lagi. Jadi yang harusnya setiap hari disuntikan sudah tidak ada,” pungkasnya. (AGUS/B-3)








