BORNEONEWS, Palangka Raya – Operasi Bariatrik yang dijalani oleh Titi Wati bukan hanya sekadar mengurangi berat tubuhnya yang mencapai ratusan kilogram.
Hal ini ditegaskan Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Theodorus Sapta Atmdja, usai penimbangan berat Titi Wati, Jumat (12/4/2019).
Theo menegaskan jika dalam tindakan operasi Bariatrik yang dilakukan untuk Titi Wati adalah selain untuk mengurangi berat Titi, operasi ini bertujuan memperbaiki metabolisme tubuh dari Titi Wati.
“Saya tegaskan, Operasi Bariatrik itu bukan hanya menurunkan berat badan. Tetapi metabolisme tubuhnya juga diperbaiki,” tegas Theo.
Ia menambahkan, jika perbaikan metabolisme terhadap Titi Wati bisa ditandai dengan membaiknya fungsi dari organ vitalnya.
--page
“Kondisi Titi Wati lebih baik dari kemarin. Kini fungsi jantung, kapasitas paru-paru sekarang sudah lebih baik. Bukti yang saya lihat selama ini dia sudah tidak kesulitan meski dalam kondisi duduk sambil berbicara. Kalau kemarin untuk bicara saja dia kesulitan bernafas,” tandasnya. (AGUS/B-5)








