PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tak hanya pemuka agama dan kalangan akademisi, wacana penutupan lokalisasi juga mendapat dukungan dari alim ulama.

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kalimantan Tengah, Ustaz Amanto, Sabtu (13/4/2019).

Dia mengatakan, dirinya sangat mendukung 100% program pemerintah yang ingin menutup tempat lokalisasi. Ia menilai, lokalisasi di Kota Palangka Raya membuat penyakit di lingkungan masyarakat, baik penyakit sosial maupun penyakit lainnya.

“Kami harapkan para pekerjanya bisa sadar dengan dipulangkannya mereka ke kampung halaman dan bisa introspeksi diri jika pekerjaan mereka salah,” ucapnya.

Ia meminta, Pemerintah Kota Palangka Raya untuk tidak memberikan ruang bagi pekerja lokalisasi. Karena jika sampai memberikan ruang itu merupakan kesalahan besar.

--page

“Sebab para pekerja lokalisasi sudah tidak diterima di tempat asalnya dan kemudian mereka pindah ke sini. Maka dari itu Pemerintah harus bergerak cepat dalam masalah ini agar penyakit masyarakat bisa teratasi dengan cepat,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-2)