PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Satriadi memastikan akan ada 8.079 pengawas yang siap menyambut pemilu 17 April 2019.

Ke-8.079 pengawas ini sudah diberi pelatihan untuk memahami tugas dan tanggungjawabnya saat pemilu berlangsung.

"Mereka tentunya sudah diberi pemahaman agar nantinya kecurangan saat pemilu berlangsung bisa kita minimalisasi," ucapnya, Sabtu (13/4/2019).

Satriadi menyebut indikasi kecurangan di Provinsi Kalteng sudah ada, bahkan ada 733 TPS sangat rawan terjadi praktik pelanggaran pemilu.

"Terutama pelanggaran soal daftar pemilih, logistik pemilu, keterlibatan ASN dan pemerintah dari tingkat atas hingga tingkat bawah serta sangat memungkinkan adanya praktik uang," imbuhnya.

--page

Dia menyebut TPS yang sangat terjadi rawan kecurangan pada situasi dan kondisi geografis lokasi yang sulit dijangkau serta belum adanya jaringan telekomunikasi. (GAZALI/B-6)