SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Anggota DPRD  Kotawaringin Timur, H Abdul Sahid menekankan agar distribusi bahan bakar gas elpiji merata hingga wilayah pelosok. 

"Distribusi ini menjadi tugas pemerintah daerah dan distributor gas di Kotim," kata Sahid, Minggu (14/4/2019).

Abdul Sahid berharap, pemerintah daerah beserta pihak terkait untuk mengevaluasi distribusi gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram.

Evaluasi itu perlu dilakukan. Pasalnya, diduga masih ada sejumlah agen dan pangkalan elpiji subsidi di wilayah Kabupaten Kotim yang melakukan penyelewengan.

Abdul Sahid mengaku, keluhan itu disampaikan masyarakat saat dirinya melakukan reses perseorangan di daerah pemilihan (dapil) V yang meliputi Kecamatan Parenggean, Antang Kalang, Tualan Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang, dan Mentaya Hulu.

--page

"Kami berharap, pemerintah daerah beserta instansi terkait untuk dapat segera menyelesaikan permasalahan yang sudah lama dihadapi masyarakat," tukasnya.

Warga pelosok, utamanya di wilayah utara Kotawaringin Timur, sering kesulitan mendapat gas elpiji bersubsidi. Hal itu terjadi karena kurang meratanya distribusi. (NACO/B-11)