BORNEONEWS, Sampit - Kalangan DPRD Kotawaringin Timur, meminta videotron milik pemerintah untuk dimanfaatkan sebagai sarana informasi lowongan pekerjaan.
"Kami meminta agar dunia usaha yang ada di Kotim bisa menginformasikan kebutuhan tenaga kerjanya melalui videotron, agar masyarakat banyak mengetahuinya," kata Ketua Komisi II DPRD Kotim, H Rudianur, Minggu (14/4/2019).
Dia mengakui jika sejauh ini kerap menemui kesulitan warga untuk ikut ambil bagian dalam dunia investasi itu. Bahkan kadang masyarakat banyak yang tidak tahu jika ada lowongan pekerjaan itu.
Rudianur pun berharap lowongan pekerjaan yang disampaikan itu bisa memenuhi kebutuhan perusahaan, dengan kompetensi yang bisa dipenuhi.
Bahkan, warga kerap ditolak dengan berbagai alasan. Ini dikarenakan kemampuan dan SDM yang belum sesuai kebutuhan perusahaan.
--page
Tetapi, perusahaan juga diingatkan jangan semena-mena main tolak. Apalagi, banyak juga warga memiliki kualifikasi dan kompetensi yang mumpuni.
Dia menjelaskan jika Kotim sudah memiliki acuan dalam perekrutan tenaga kerja. Ada dua poin penting yang sangat ditekankan dalam perda, itu yakni pemberi kerja wajib memberikan informasi kepada pemerintah daerah, kemudian pemerintah wajib mengembangkan lembaga pelatihan kerja di Kotim. (NACO/B-11)








