KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah petani keramba ikan di Kasongan Kabupaten Katingan mengeluhkan kualitas benih ikan mas yang dibeli dari wilayah Banjarmasin, Kalsel.

"Sudah dua kali ini kami beli benih khususnya ikan mas mulutnya itu kecil, lain dari sebelumnya yang lebih besar, sehingga ikan kesulitan memakan pangan," kata Hairul, petani keramba ikan di Kasongan, Minggu (14/4/2019).

Biasanya, Hairul dan petani keramba di wilayahnya membeli benih ikan dari pengepul asal Banjarmasin, Kalsel.

Untuk benin ikan mas sudah dua kali pemesanan dinilai tidak sesuai dengan harapan. Sementara benih ikan nila dinilai normal.

"Kalau sebelum-sebelumnya benih ikan mas yang kita beli itu normal saja. Artinya semua benih bermulut besar," katanya.

--page

Akibat benih ikan mas yang dibeli tidak sesuai kriteria, Hairul mengaku merugi. Pasalnya, tidak jarang benih ikan yang dipelihara kesulitan menelan umpan. Sehingga, tidak jarang ikannya mati. Selain itu pertumbuhan ikan menjadi lambat.

"Kalau normal, ikan dapat dipanen di usia lima sampai enam bulan, tapi karena benihnya tidak normal, kemarin baru bisa dipanen pada tujuh hingga delapan bulan," kata Hairul. (ABDUL GOFUR/B-11)