BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas dan instansi terkait aktif dalam memantau dan mengecek kemunculan titik panas (hotspot), guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga dimana pihaknya selalu memantau kemunculan titik panas, agar bisa ditanggulangi dini jika itu berada dk wilayah setempat.
"Seperti halnya yang terakhir kami cek ini kemarin ada muncul dari satelit titik panas dengan koordinat -3.012403488, 114.389160156- Tingkat Kepercayaan : 59% (waspada), itu di Jalan Seroja Kelurahan Selat Tengah, dan tim saat itu langsung bergerak," ucap Panahatan kepada wartawan, Sabtu (20/4/2019).
Pihaknya juga dalam memantau dan pengecekan tersebut melibatkan instansi terkait seperti TNI, Polri dan Manggala Agni untuk melakukan pemetaan dan menuju ke lokasi titik panas untuk memastikan kondisinya.
Meskipun setelah tim sampai di lokasi titik panas hanya menemukan bekas pebakaran sampah di Jalan Seroja Gang V Kelurahan Selat Tengah dengan kondisi sudah padam.
--page
"Itu sebagai contoh proaktif tim, dalam mendeteksi sedini mungkin dan mengantisipasi terjadinya kebakaran, karena terpantau dari satelit ada titik panas," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)








