BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memperhatikan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat yang masih melaksanakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP).
"Saat ini di Kotim ada 90 sekolah yang masih melaksanakan UNKP. Ini njadi perhatian kami," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor di sela meninjau ujian nasional, Senin (22/4/2019).
Banyaknya sekolah yang belum melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) terjadi karena fasilitas komputer masih kurang.
Apalagi sekolah yang berada di wilayah pedalaman, selain komputer, jaringan internet dan juga listrik masih menjadi kendala untuk melaksanakan UNBK tersebut.
"Jadi hal itu yang menjadi perhatian serius kami, meskipun UNBK bukan penentu untuk kelulusan, namun yang pasti UNBK menjadi tolak ukur berjalannya kurikulum di setiap sekolah," kata Halikinnor.
--page
Pihaknya akan segera melakukan pemenuhan fasilitas komputer baik menggunakan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat, dan dana Pemkab agar semua sekolah bisa melakasanakan UNBK. Saat ini baru ada 35 SMP yang melaksanakan UNBK. (MUHAMMAD HAMIM/)








