BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aslan Paravansa, nama yang telah diberikan oleh Oktoriko dan Ernis Desidistrisna kepada anak keduanya, Senin (22/4/2019).
Anak adalah amanah dari Tuhan yang harus dididik oleh orang tua. Selain mendidik, orang tua juga wajib memberikan nama kepada seorang anak.
Mempunyai tradisi dalam upacara pemberian nama kepada anak yaitu tradisi Beayun. Perangkat bapalas dan batasmiyah sudah disiapkan di ruang tengah dan beberapa kue tradisional.
Ada yang unik dari acara Beayun dari keluarga besar Haji Adul Rasyid AS pengusaha nasional dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat ini.
Ayunan dihiasi uang dan beberapa kue tradisional. "Adanya uang yang digantung di dekat ayunan anak agar kelak anak selalu dimurahkan rezekinya saat masih anak sampai dewasa nanti," ungkapnya Oktoriko.
Lanjutnya, bila proses ini telah dilalui maka anak itu resmi menyandang nama yang diberikan. Masyarakat percaya bahwa tradisi lokal dan pemberian arti nama yang diberikan sangat berpengaruh terhadap perjalanan hidup bayi.
--page
Nama yang kasih juga diharapkan dapat memberi berkah kepada keluarga Oktoriko dan Ernis Desidistrisna. (ANDRE/B-6)








