BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul menyebut hingga kini pemerintah masih gencar dalam melakukan imunisasi terhadap anak.
Suyuti menerangkan aksi tersebut dilakukan pemerintah karena masih banyak anak-anak yang belum mendapat imunisasi secara lengkap.
"Hal ini dikarenakan masih adanya orang tua yang kurang mengetahui dan memahami manfaat pentingnya imunisasi," ujarnya saat memperingati Hari Malaria se-dunia dan Pekan Imunisasi di halaman kantor dinas kesehatan, Senin (22/4/2019).
Hal tersebut juga diperparah dengan adanya rumor serta isu negative terhadap imunisasi vaksin.
"Padahal menurut WHO sekitar 1,5 juta anak setiap tahunnya mengalami kematian karena penyakit yang dapat dicegah oleh imunisasi," lanjutnya.
--page
Dia menerangkan pada 2018 sekitar 20 juta anak-anak di Indonedia belum mendapat vaksin imunisasi secara lengkap, bahkan ada yang tidak mendapat sama sekali. (GAZALI/B-6)








