SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur HM Jhon Krisli meminta agar penanganan ruas jalan di lingkar selatan segera dilakukan. Pasalnya jalan itu merupakan akses alternatif menuju pelabuhan oleh sebagian sopir dari arah Sampit-Pangkalan Bun maupun Palangka Raya.

Menurut Jhon selama jalan itu tidak diperbaiki dan tidak bisa dilewati maka  tidak bisa melarang truk besar masuk kota ini, pemerintah kabupaten mestinya bisa menyurati pemprov untuk menggenjot perbaikan itu. 

Jhon mengatakan, jalan itu harus dibuat permanen paling tidak dengan struktur beton bertulang (rigid). Apabila masih sekadar seperti jalan biasa maka tidak akan bertahan lama. 

"Keluhan sopir soal jalan itu sudah sering disampaikan, daripada mereka harus beresiko tinggi lebih baik mereka menerobos masuk kota ,”katanya, Rabu (24/4/2019).

Maka dari itu korban adalah masyarakat banyak, salah satu contohnya adalah mengularnya truk besar mengantri melewati Kota Sampit saat ini, jalan paling padat dalam 1 x 24 jam itu yakni di jalan Kapten Mulyono.

--page

Sebenarnya kata dia jalan itu tidak cocok dilewati kendaraan besar, bahkan ia prihatin padahal  jalamln itu setiap pagi dilewati juga pelajar dan mahasiswa dan mereka bercampur dengan angkutan besar yamh sangat membahayakan bagi mereka.

"Jika tidak segera diperbaiki lakukan konsorsium untul membangunnya," pungkas Jhon. (NACO/B-5)