BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyampaikan capaian kinerja tiga tahun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal), Program-program Pembangunan Kalteng Triwulan I Tahun 2019 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalteng, Kamis (25/4/2019).
Poin-poin capaian tersebut dilihat dari beberapa indikator makro ekonomi. Pertama, pada 2018, pertumbuhan ekonomi 5,64 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,17 persen.
Kedua, angka kemiskinan 5,10 persen lebih rendah (lebih baik) dari capaian nasional yakni 9,66 persen.
Selanjutnya, indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2018 sebesar Rp70,42 lebih rendah dari IPM nasional yakni 71,39.
Namun demikian, IPM Kalteng masuk dalam kategori kelompok tinggi dan ini untuk pertama kalinya IPM Kalteng masuk dalam kategori kelompok tinggi (70 sampai dengan 80).
--page
Berikutnya, gini ratio 0,342 lebih rendah (lebih baik) dibandingkan dengan capaian nasional sebesar 0,384.
Gubernur berharap, capaian indikator makro pembangun itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada 2019 dengan sinergitas antara provinsi dan kabupaten/kota se-Kalteng.
"Tentunya dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang difokuskan pada bidang insfratruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas (pertanian, perikanan, pariwisata, perindustrian, perdagangan, UKM dan lain-lain)," tutur Gubernur. (BUDI YULIANTO/B-5/Adv)







