BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar advokasi dan sosialisasi pelaksanaan imunisasi dasar dan lanjutan di salah satu hotel di Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul, Jumat (26/4/2019).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Subdit Imunisasi, Dirtektorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen P2P Kemenkes RI, Komnas PP KIPI Pusat dan Kepala Bidang P2P Dinkes Kalteng.
Suyuti mengatakan, imunisasi merupakan salah satu program prioritas nasional dari kementerian kesehatan, sekaligus bentuk komitmen pemerintah untuk mencapai berbagai target kesehatan baik secara global maupun nasional.
“Salah satu indikator pencapaian pelaksanaan kegiatan imunisasi adalah cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) pada bayi dan presentase kabupaten kota yang minimal 80 persen dari kabupaten kota, sasaran bayinya mendapat IDL 93 persen di tahun 2019,” kata Suyuti.
--page
Ia menuturkan, program imunisasi betujuan untuk mengurangi angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (IDL).
Menurut Suyuti, keberhasilan pelaksanaan imunisasi dapat diukur dengan tinggi dan meratanya pelayanan dalam cakupan imunisasi tanpa mengesampingkan aspek kualitas.
“Kualitas imunisasi antara lain dapat diukur dengan manajemen pengelolaan vaksin, akurasi data (pencatatan dan pelaporan yang baik) dan berkurangnya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). (BUDI YULIANTO/m)








