SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi menghendaki pembangunan kedepannya tidak lagi fokus dalam kota. Akan tetapi harus diubah dari desa menuju kota. 


Ini kata dia harus dilakukan menyusul tidak bisa terselesaikannya persoalan pembangunan daerah hingga dalam beberapa kali masa pemerintahan.


Lanjut dia sampai saat ini  persoalan daerah ini dalam bidang pembangunan tidak bisa diselesaikan, maka kebijakan arah pembangunan mesti diubah.


"Bangun dari pelosok baru ke kota, begitu polanya," kata Supriadi, Sabtu (27/4/2019)


Selama ini pembangunan terkesan  sentral ke daerah kota. Sehingga kedepannya jangan lupakan daerah pinggiran, karena  daerah itu juga punya hak yang sama untuk pembangunan.

--page

Begitu juga, kata dia soal pembangunan, tentunya masyarakat jangan hanya jadi objek dari pembangunan tapi juga harus dilibatkan sebagai subjek atau pelaku. Dengan demikian mereka juga memiliki kesempatan mendapatkan lepangan kerja dari pengerjaan kegiatan pemerintah.


Selain bidang pembangunan  infrastruktur juga yang tidak kalah penting dalam bidang pelayanan masyarakat, Supriadi juga menegaskan untuk pelayanan publik juga hendaknya disebarkan, baik itu untuk urusan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan hingga layanan publik lainnya.(NACO/m)