PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Tengah, Siti Supah Marwah menegaskan pemilihan ketua umum mengedepankan musyawarah.

"Kami mengedepankan musyawarah dan bukan voting dalam memilih ketua umum. Jadi dari 13 nama dan perwakilan ini nanti akan dipilih 9 nama yang menjadi formatur tetap," sebut Siti, Sabtu (27/4/2019).

Ia mengatakan dalam sistem yang berjalan nama yang paling banyak belum tentu menjadi ketua umum, namun nama yang paling banyak tersebut akan menjadi ketua formatur.

Ketua formatur ini yang nanti akan memimpin jalannya rapat dan mendiskusikan calon yang lebih layak menjadi ketua umum, sekretaris umum dan bendahara umum. 

“Formatur yang dilantik akan bermusyawarah siapa yang menurut mereka yang pantas menjadi ketua umum," sebutnya.

--page

Nantinya ketua formatur yang membawa jalanya diskusi melalui musyawarah dengan anggota diskusi untuk membicarakan pemilihan ketua umum IPM yang terpilih. Jadi seperti itu mekanismenya,” jelasnya.

Ia mengatakan kegiatan muswil ini berlangsung selama lima hari, dibuka pada Rabu 24 April 2019 sampai besok 28 April 2019. (HERMAWAN DP/B-6)