BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kapuas telah menggelar lomba dayung dan lomba basei kambe atau lomba tradisional denhgan adu kuat tarik menarik menggunakan jukung atau sampan.
Ketua PODSI Kabupaten Kapuas Ahmad Isnaeni menyebutkan jumlah peserta yang mengikuti lomba dayung tradisional ini sebanyak 85 orang yang terbagi ke dalam 15 regu, sedangkan untuk lomba dayung besei kambe sebanyak 20 regu putra/putri dari pelajar dan umum.
"tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya menjaga konsistensi olahraga dan pembinaan atlet dayung di Kabupaten Kapuas sehingga nantinya muncul bibit-bibit atlet dayung yang berprestasi," ucap Isnaeni kepada wartawan, Minggu (28/4/2019).
"Harapannya ini juga nanti ke depan dapat didukung penuh oleh Pemkab Kapuas," lanjutnya.
Lebih lanjut dia juga mengharapkan dengan adanya kegiatan lomba dayung ini dapat menyaring atlet-atlet muda yang berbakat sehingga dapat berlomba ditingkat nasional maupun internasional dan mengharumkan nama Kabupaten Kapuas.
“Kabupaten Kapuas dulu terkenal dengan atlet dayungnya, untuk itulah kami mengharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan lomba dayung ini dapat meningkatkan animo masyarakat Kabupaten Kapuas dengan adanya para atlet-atlet muda ini,” tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH/m)








