BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tampang Tumbang Anjir membentuk Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Banjir.
"Posko sudah terbentuk saat diketahui sejumlah RT di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir terendam banjir," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi, Dododsie, Senin (29/4/2019).
Dia menjelaskan, saat terjadi banjir biasanya masyarakat rawan terserang berbagai jenis penyakit. Diantaranya adalah gatal-gatal, diare, ISPA, demam, dan lainnya.
Oleh sebab itu, Puskesmas Tampang Tumbang Anjir langsung membentuk Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Banjir, saat diketahui sejumlah RT di kelurahan itu terendam banjir pada Minggu, 28 April 2019.
Posko pelayanan kesehatan mulai beroperasi pada pukul 07.00 - 21.00 WIB. Di sana, masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya.
--page
Pada Minggu, 28 April 2019, ada 15 warga yang berobat ke Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Banjir yang dibentuk Puskesmas Tampang Tumbang Anjir. Mereka terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Rata-rata, mereka terserang diare, serta batuk dan pilek.
"Kami ingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati saat mengonsumsi makanan dan minuman, serta tidak membiarkan anak-anak bermain di lokasi banjir. Itu supaya mereka tidak terserang berbagai penyakit," tandasnya. (MAGANG 1/B-2)








