BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan, menyoroti larangan membakar lahan yang dinilai tidak disertai solusi.
Pasalnya, membakar lahan merupakan tradisi petani sejak dulu untuk membuka lahan sebelum digarap
Terkait itu, anggota DPRD Seruyan, Muriadi, mendorong agar pemkab mencarikan solusi atas larangan tersebut.
"Jangan sampai dibiarkan berlarut larut, harus dicarikan solusinya. Agar petani kita bisa membuka lahan," kata Muriadi, Senin, 29 April 2019.
Keluhan ini bukan serta merta tanpa alasan. Apalagi dengan kondisi pertanian di daerah hulu. Masyarakat memerlukan solusi efektif untuk membuka lahan. (FARIZAN/B-11)








