BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Andrie Elia mengingatkan sejarah terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Presiden Soekarno.
Sejarah berdirinya Kalteng tidak lepas dari peran Presiden pertama Indonesia tersebut. "Bung Karno jauh-jauh hari, saat meresmikan Palangka Raya menyebut suatu hari, Palangka Raya akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia," ujarnya, Rabu 1 Mei 2019.
Dia juga mengingatkan peran besar Bung Karno yang mendorong agar Kalteng memiliki beberapa bandara meski masih dikelilingi hutan belantara.
"Waktu itu Kalteng masih lebat dengan hutan, namun dengan yakin Soekarno meresmikan dua bandara di Palangka Raya dan Buntok karena dia percaya Kalteng akan mengambil peran besar dalam pemerintahan Indonesia suatu hari nanti," lanjutnya.
Dengan kenyataan ini Elia berharap agar masyarakat terbuka jika nantinya Kalteng benar-benar menjadi pusat pemerintahan Indonesia.
--page
"Yang paling penting, Kalteng bukanlah negara, Kalteng adalah satu kesatuan Indonesia, sehingga ketika pemerintah memerlukan wadah baru, masyarakat kita juga harus menerima," lanjutnya. (GAZALI/B-6)








