PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan lantunan salawat, Camat Arut Selatan Syahrudin, Rabu (1/5/2019), meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Baiturrahim yang berlokasi di Gang Kadadiut, Jalan Ahmad Yani, RT 20, Kelurahan Baru, Kobar.

Pembangunan masjid tersebut dilakukan lantaran bangunan masjid yang lama sudah tua dan tidak mencukupi lagi untuk menampung jamaah yang beribadah.

Syahrudin dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya akan membantu mengurus proses perizinan pembangunan masjid itu. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Kotawaringin Barat dalam bidang keagamaan.

"Kita juga menyarankan pada pengurus masjid untuk  membuat proposal permohonan bantuan dana pembangunan tempat ibadah kepada Pemkab Kobar dan Pemprov Kalteng. Harapannya agar panitia pembangunan masjid juga mendapat bantuan pendanaan untuk penyelesaian masjid tersebut," pinta Syahrudin.

Ia berharap, dengan adanya pembangunan masjid membuat masyarakat semakin kompak dan menumbuhkan rasa gotong-royong.

--page

"Maksudnya dalam hal penggalangan dana hingga bahan bangunan. Karena tujuannya jelas yaitu untuk memakmurkan masjid. Bila masjid ini sudah rampung tentunya berbagai macam kegiatan keagamaan yang telah digelar akan bisa ditingkatkan lagi," jelas Syahrudin.

Tamir/Pengurus Masjid Baiturrahim Ahmad Ikhsan menjelaskan, alasan pihaknya membangun masjid yang baru disamping bangunan lama.

"Awalnya memang kita merencanakan hanya melakukan renovasi masjid. Namun ada masyarakat yang memiliki lahan di samping bangunan lama dan menghibahkannya pada tamir. Maka sesuai kesepakatan bersama dengan seluruh jamaah, masjid akan dibangun dari awal," jelas Ikhsan.

Kemudian, bangunan masjid yang lama akan diubah peruntukannya menjadi teras dan sarana pendidikan Islam.

"Semoga bangunan masjid ini nisa selesai secepatnya. Untuk masalah bahan bangunan kita sudah mendapatkan bantuan dari para donatur, sehingga kami saat ini hanya mencarikan dana untuk upah tukang. Bila ada masyarakat yang berkeinginan memberikan bantuan silakan mendatangi langsung lokasi pembangunan masjid agar bisa memperoleh lebih jelas informasi bagaimana dan kemana bantuan itu diberikan," tutur Ikhsan.(KRIDA/B-3)