BORNEONEWS, Muara Teweh - Pembangunan Sumber Daya Manusia atau SDM dalam perspektif Kemendikbud menekankan dua penguatan, yakni pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dalam memasuki dunia kerja.
Dalam sambutan Mendikbud yang dibacakan Bupati Barito Utara, H Nadalsyah pada peringatan Hardiknas di Arena terbuka Tiara Batara Muara Teweh, Kamis (2/4/2019), menyebut dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur.
Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.
“Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” katanya.
Saat ini, lanjut dia, anggaran pendidikan kita sekitar 63% dikelola daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar daerah mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN.
Pemanfaatan APBN melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20%.
--page
Dalam konteks ini, kata dia, pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan semberdaya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan.(RAMADHANI/B-2)








