BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotim Dadang H Syamsu menekankan agar momentum hari pendidikan nasional yang jatuh pada 2 Mei ini harus dijadikan evaluasi untuk peningkatan sektor pendidikan di Kotim.
Menurut Dadang, persoalan di sektor pendidikan banyak terjadi dan pemerintah daerah harus mengevaluasi secara keseluruhan kepada dunia pendidikan di Kotim ini.
"Apakah sudah sesuai dengan perencanaan atau justru masih perlu dilakukan peningkatan," kata Dadang, Kamis, 2 Mei 2019.
Dadang menyebut persoalan pendidikan saat ini sangat kompleks mulai dari kekurangan guru, kekurangan fasilitas, minimnya penunjang pelaksanaan pendidikan hingga anggaran yang masih kurang untuk itu.
Selain itu juga persoalan lain juga mulai dari pungutan karena hampir setiap tahun pelajaran baru mereka selalu menerima keluhan itu.
--page
"Semoga dengan momentum ini Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kotim bisa membenahi itu agar persoalan itu bisa diatasi," tandas Politsi PAN Kotim ini.
Termasuk kata dia masih banyak anak putus sekolah. Terutama yang sangat nampak terlihat mereka banyak berkeliaran dijalan berjualan bahkan jadi pengamen. (NACO/B-5)








