BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Sampit terjadi inflasi 0,66 persen pada April 2019. Terjadinya inflasi terutama dipengaruhi oleh melonjaknya indeks harga kelompok kesehatan 1,66 persen dan bahan makanan 1,57 persen.
Inflasi 0,66 persen menjadikan kota Sampit mengalami kenaikan indeks harga dari 138,61 pada Maret 2019 menjadi 139,52 pada April 2019.
"Laju inflasi tahun kalender 0,33 persen juga merupakan dampak dari kenaikan indeks harga kelompok kesehatan 1,96 persen dan bahan makanan 1,38 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Yomin Tofri, Jumat, 3 Mei 2019.
Dia menjelaskan laju infasi tahun ke tahun 4,50 persen didominasi oleh pengaruh kenaikan indeks harga kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 12,03 persen dan bahan makanan 3,68 persen.
Inflasi di Palangka Raya 0,32 persen atau mengalami kenaikan indeks harga dari 132,56 pada Maret 2019 menjadi 132,98 pada April 2019. Inflasi di Palangka Raya dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok bahan makanan 1,11 persen, kesehatan 0,44 persen, transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,41 persen, dan sandang 0,36 persen. (GAZALI/B-6)








