BORNEONEWS, Palangka Raya- Santernya isu nasional seperti pemindahan ibu kota pemerintaan Indonesia ke Kota Palangka Raya, mengharuskan warga Kota Cantik mengimbanginya dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Karena bagaimanapun seiring dengan isu-isu nasional yang terus merayap ke sini tentu kita harus mengimbangi dan tidak ada lagi daerah-daerah pinggiran yang tertinggal di dalam bidang pendidikan," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, Jumat, 3 Mei 2019.
Wakil Wali Kota menyampaikan ini dalam kaitannya dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2019.
"Jadi kita nanti akan terus mengoptimalkan melalui SOPD terkait dan juga menggerakkan komunitas-komunitas di masyarakat untuk merambah, meratakan pendidikan, tanpa membeda-bedakan di daerah tengah kota dengan pinggiran," tutur Umi.
Karena harus diakui saat ini kesenjangan masih terlihat antara wilayah perkotaan dan pinggiran.
--page
"Kita masih melihat beberapa kesenjangan pendidikan di daerah-daerah pinggiran. Jadi kita akan memberikan terobosan berupa mungkin akan dibuka infrastruktur di daerah yang kurang terjangkau. Sehingga nanti banyak tenaga-tenaga pendidik yang dengan sukarela suka hati untuk ke sana," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








