PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aparat kepolisian akan mewaspadai adanya aksi balapan liar, konvoi dan penjualan petasan di bulan Ramadan. 

"Petasan kan tidak boleh. Yang boleh itu kembang api. Terus konvoi. Namun selama untuk kemanusiaan itu tidak masalah. Kemudian kita waspadai aksi kebut-kebutan," ungkap wakapolda, Jumat, 3 Mei 2019.

Ia mengajak, bulan Ramadan hendaknya dijadikan sebagai momen untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Wakapolda melanjutkan, selama Ramadan itu pula, daerah pelabuhan juga akan menjadi target pengamanan. Sebab, tempat itu berkaitan dengan arus mudik.

"Jangan sampai nantinya pemudik tidak dapat tiket mudik. Nanti kita minta Kapolres untuk membuatkan tenda bila perlu supaya semua terakomodasi," tuturnya. 

--page

Seperti diketahui, polisi saat ini masih fokus melakukan pengamanan tahapan Pemilu 2019 yang sudah memasuki rapat pleno. Artinya, pihaknya harus membagi waktu antara mengamankan pemilu dan pelaksanaan Ramadan supaya semua tetap berjalan aman, tertib dan lancar. (BUDI YULIANTO/B-3)