PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Naiknya harga gas elpiji 3 Kg diduga karena pengurangan pasokan gas untuk tingkat pengecer di masyarakat.

Salah satunya seperti yang diungkapkan Ruslina, penjual eceran gas bersubsidi di Kota Palangka Raya. Ia membenarkan memang ada pengurangan pasokan ke tokonya.

"Iya ada pengurangan pasokan dari pengecer, jadi memang agak susah dan cepat habis," sebut dia, Sabtu, 4 Mei 2019.

Selain itu ia mengatakan kenaikan tersebut juga mengikuti harga dasar gas elpiji yang dibelinya dari pangkalan.

Hal tersebut memaksa pihaknya untuk menjual dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya, karena memang terjadi kenaikan dari sumbernya.

--page

"Sebagai pengecer saya hanya menyesuaikan dengan harga beli. Kalau nanti harga modal turun tentu harga jual juga kami turunkan," katanya. (HERMAWAN DP/B-6)