PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Persoalan banjir di jalan yang menghubungan Kota Palangka Raya - Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas tahun ini mulai diatasi. 

Di antaranya dengan berjalannya proses pembangunan jembatan pile slap yang dilaksanakan menggunakan biaya dari APBN. 

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Camat Kahayan Tengah Leting. Menurutnya saat ini proses pembangunan pile slap mulai dilakukan.

"Info dari provinsi bahwa pile slap mulai dibangun dan proses pembebasan lahan juga berjalan," ujar Leting, Sabtu, 4 Mei 2019. 

Saat ini kondisi di ruas rencana pembangunan jembatan layang tersebut di Desa Pendabarania dan Tanjung Sanggalang dalam kondisi terendam banjir. 

Pelaksanaan pembangunan pile slap Bukit Rawi ini mulai ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga dengan nilai kontrak Rp62 miliar lebih dan akan dilaksanakan selama 210 hari kalender dengan lama pemeliharaan 365 hari kalender. (JAMES DONNY/B-6)