BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Shalahuddin memperkirakan pembuatan fender Jembatan Kalahien yang roboh ditabrak tongkang batubara tersebut memerlukan waktu berbulan-bulan.
Setidaknya untuk membuat 1 fender akan memerlukan waktu minimal 3 bulan. "Menurut perhitungan saya, pembuatan fender Jembatan Kalahien paling cepat membutuhkan waktu tiga bulan," ucap Shalahuddin, Sabtu, 4 Mei 2019.
Dia menyebut untuk membuat fender jembatan baru memerluakan dana yang tidak sedikit, bahkan ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Pastinya biayanya di atas Rp1 miliar dan itu ditanggung perusahaan yang menabrak bersangkutan," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa ada tongkang batubara menabrabrak fender atau pengaman Jembatan Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan, Selasa 30 April 2019 sekitar pukul 05.10 WIB.
--page
Akibat tertabraknya fender Jembatan Kalahien roboh, namun tidak sampai mengenai Jembatan Kalahien. (GAZALI/B-6)








