PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Kumai - Mengusung misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pendidikan, khususnya kebahasaan, komunitas Orangutan Green Team (OGT) menggadakan kursus berbahasa Inggris gratis bagi anak-anak di Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kursus ini dimaksudkan pula untuk memotivasi masyarakat Kumai, yang menjadi pusat pariwisata Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Herry Roustaman selaku ketua komunitas OGT, menuturkan bahwa di era digitalisasi saat ini ternyata anak-anak juga dituntut untuk berkembang.

Bahasa Inggris bisa menjadi salah satu amunisi bagi anak maupun remaja untuk bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Apalagi Kumai merupakan pinta masuk ke lokasi wisata TNTP.

"Tujuan kami mendirikan pondok ini agar bisa menciptakan individu yang mampu bersaing dan menguasai bahasa Inggris. Kami yakin melalui pembelajaran dengan sistem interaktif ini semoga anak dan remaja di Kumai bisa termotivasi dan mendapatkan hal positif," kata Herry, Minggu, 5 Mei 2019.

--page

Anak dan remaja yang tergabung dalam kumunitas OGT inipun belajar di salah satu pondok yang mereka namakan Pondok Inggris. Lokasinya di Gang Said Apdulah, Jalan Pemuda, Kelurahan Candi, atau di belakang kantor Kecamatan Kumai.

Menurut Herry, dengan mampu berbahasa Inggris, masyarakat Kumai bisa diberdayakan menjadi pelaku wisata.

"Saat para wisatawan asing membeludak, biasanya kami sering ke bingungan untuk mencari seseorang guide untuk memandu. Nah dengan adanya Pondok Inggris ini kita memberikan kesempatan kepada anak - anak dan remaja untuk berkembang," ungkapnya. 

Ia berharap, peningkatan SDM dengan program literasi bahasa Inggris bisa memotivasi anak dan remaja untuk membuka wawasan mereka, khususnya bahasa Inggris. Tentunya dengan pembinaan yang berkelanjutan. (Andreansyah/B-3)