PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana Pasar Indra Sari, Minggu, 5 Mei 2019 pagi tampak ramai seperti biasanya. Di antara sekian pedagang itu, tampak seorang pria bernama Jaka (27), yang telaten memeragakan cara menggosok panci sesuai dengan dagangannya.

Lapak yang digelar Jaka, pria asal Padang, Sumatera Barat itu memang terlihat kecil. Tetapi pembeli silih berganti mendatanginya. Tak ayal, keuntungan pun dia dapat.

"Kalau omzetnya satu hari atau sekali jualan bisa sampai Rp 500 ribu," katanya sembari memeragakan cara menggosok wajan.

Dia menambahkan, dengan hasil yang peroleh, dia bisa menyisihkan pendapatannya sekitar 50 persen untuk ditabung.

"Per harinya saya bisa menabung sekitar 250 ribu, untuk modalnya ya cukup sedikit," tambahnya.

--page

Di lapaknya, gosok panci berbentuk kotak kecil sekitar 5 x 5 sentimeter, seperti karet dan dilapasi sesuatu yang kasar, sehingga mampu mengangkat kotoran bandel yang menempel pada panci dan wajan.

Satu alat gosok panci tersebut, dijual seharga 10 ribu. Dan jika membeli 2 harganya hanya Rp 15 ribu.

Sebelum menjalankan usaha gosok panci tersebut, jaka berjualan gunting kaca dan sebagainnya. Usaha barunya ini sudah digeluti sejak satu tahun terakhir.

"Saya dulu jualan gunting kaca, macam-macam perabotan rumah tangga, ini baru saya jalani satu tahun terakhir. Berjualan di sini juga baru dua bulan," kata Jaka.

Dia membuka lapak jualannya sekitar pukul 07.00 WIB, dan tutup sekitar pukul 11.00 WIB.

--page

"Melihat kondisi jika cuaca baik dan ramai ya tutup sampe jam sebelas siang. Kalau sepi dan cuaca tidak mendukung, ya tutup aja," selorohnya/

Dia juga tidak berjualan dengan menetap di satu tempat, ketika pembeli mulai sepi maka ia akan meninggalkan tempat tersebut dan mencari lokasi baru. (DANANG/B-11)