PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah menyebut ada netizen yang menyebarkan video lama terkait jembatan yang ditabrak tongkang.

Pejabat Pembuat Komitmen 3.4 Kementrian PUPR Kalimantan Tengah, Paska Kaasi membenarkan adanya kasus tongkang yang menabrak fender Jembatan Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Selasa 30 April 2019.

"Memang benar kejadian itu dan videonya tersebar di media sosial, namun ada juga sebagian netizen memperkeruh dengan menyebarkan video serupa namun kejadian beberapa tahun lalu," ungkapnya, Senin, 6 Mei 2019.

Dia mengaku prihatin dengan beredarnya video hoaks tersebut karena akan memberi tanggapan propoganda terhadap masyarakat.

"Video-video dokumentasi yang lain ini seharusnya kita luruskan agar tidak memperkeruh suasana," lanjutnya

--page

Terkait hal ini pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian agar video dokumentasi lama tongkang yang menabrak jembatan dapat diluruskan. (GAZALI/B-6)