BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat atau PUPR perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah mengaku telah memanggil direktur PT Indo Jaya Trans Samudra.
Pemanggilan ini terkait kasus tongkang milik PT Indo Jaya Trans Samudra yang menabrak pender Jembatan Kalahien, hingga ambruk.
"Beberapa waktu lalu kita telah memanggil direktur perusahaan yang bersangkutan, danv mereka mau datang ke kantor PUPR Kalteng," ujar Pejabat Pembuat Komitmen 3.4 Kementrian PUPR Kalimantan Tengah, Paskah Kaharap Asi, Senin, 6 Mei 2019.
Terkait pemanggilan ini, Paskah menuturkan pihak perusahaan berjanji akan membuat pender jembatan baru.
"Kita bersukur, pihak perusahaan mempunyai itikad baik dan berjanji akan membuat pender jembatan baru," lanjutnya.
--page
Ia menuturkan, pada pertemuan tersebut juga hadir pihak kepolisian dan meminta agar meluruskan vidio yang tersebar di media sosial.
"Karena ada dua vidio dengan kejadian serupa, namun satu vidio merupakan peristiwa beberapa tahun lalu," imbuh dia. (GAZALI/B-5)








